Renungan

Galau dan Perjuangan

galauBerat memang ketika kita berada dalam kesendirian di jalan perjuangan.

Semua yang kita coba sampaikan ternyata menuai badai hambatan bertubi-tubi,

Terlebih itu justru dari orang yang kita sayang.

Tapi, langkah ini sudah terlanjur jauh melaju.

Meski gontai, bahkan sampai terseok-seok sekalipun.

Aku harus tetap pada pilihanku.

Mengarungi samudra hidup yang begitu biru.

Tak peduli meski sendiri.(D.Q.T)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s