Uncategorized

Menimang Peluang BMR Jadi Provinsi

 

Ilusterasi -- foto: www.provinsibolmongraya.blogspot.com
Ilusterasi — foto: http://www.provbolmongraya.blogspot.com

DALAM pandangan saya, saat ini P3BMR sudah harus mendesak Pemprov dan Deprov agar mempercepat paripurna. Karena tidak ada alasan lagi bagi Pemprov dan Deprov utuk mengelak. Kemarin kan alasannya karena syarat administrasi belum lengkap, nah sekarang sudah lengkap. Apa lagi yang ditunggu? atau menunggu draft Nusa Utara lengkap baru PBMR diparipurnakan?. Sekalipun toh, ada yg belum lengkap, coba kabarkan kepada rakyat.

Kondisi saat ini sudah mendesak, terlambat sedikit saja, PBMR bisa kehilangan momentum. Kalau ini terjadi kita siap-siaplah bersabar dan menunggu hingga tahun 2025.

Komisi II DPR RI usai reses di Sulut, menegaskan bahwa pembentukan DOB itu mengacu pada Desartada 2010-2025. Kalau dibaca dengan cermat, jika mengacu pada desartada maka peluang BMR menjadi Provinsi sangat kecil. Karena daerah yg jadi prioritas utama untuk mekar hingga tahun 2025 itu dua syaratnya, yakni: Daerah perbatasan dan atau daerah yg rentang geografisnya luas >30 kabupaten/kota.

Meskipun, Gubernur mengatakan telah mengajuhkan 7 DOB di pusat, termasuk di dalamnya PBMR dan PNU. Hasil kajian Kemendagri, Sulut hanya bisa 1 provinsi. Sulut juga hanya masuk zona kuning dalam peta visualisasi pemekaran provinsi bersama 8 daerah lain, dalam artian bisa mekar dengan syarat tertentu, bukannya zona hijau yang merupakan daerah paling direkomendasikan yg tediri dari 10 daerah.

Yang jelas Sulut tidak bisa dipaksakan untuk dimekarkan jadi 3 Provinsi. Sebab dalam Desartada 2010-2025 disebutkan bahwa, sampai tahun 2025, Indonesia hanya bisa menambah 11 provinsi baru. Baru-baru ini provinsi Kalimantan Utara sudah diresmikan, jadi tinggal 10 provinsi lagi yg akan diperebutkan. Nah, semakin kecil peluang Sulut, karena disamping akan bersaing dengan 8 daerah yang sama-sama di zona kuning, sulut juga akan bersaing dengan 10 daerah di zona hijau yg paling direkomendasikan untuk jadi provinsi. Bahkan bisa jadi peluang 10 provinsi itu sudah jadi miliknya daerah di zona hijau.

Untuk jadi satu Provinsi saja Sulut mengalami kesulitan dan banyak saingan, apalagi mau buat dua provinsi. Ini jelas angat tidak rasional jika mengacu pada Desartada 2010-2025. Kalau dipaksakan juga, harus dipertanyakan ada apa dibalik itu semua. Pastinya ada agenda besar yang direncanakan.

Kalau dicermati, dan kalau mau jujur, maka Nusa Utara lah yang paling sesuai berdasarkan Desartada 2010-2025. Meskipun Nusa Utara tdk memenuhi PP 78 tahun 2007, namun bisa lolos dengan inisiatif DPR. Apalagi wacana yg digaungkan SHS bahwa Nusa Utara sebagai Gerbang NKRI di utara Indonesia sangat mempengaruhi pusat. Informasi dalam pertemuan antara SHS bersama Deprov dengan Komisi II DPR RI, yang paling mendapat apresiasi justru Nusa Utara.

Tulisan saya ini, bukan tanda pesimis, apalagi dipandang untuk mematahkan semangat para perjuangan PBMR yang sementara jalan. Melainkan justru sebuah sumbangsi pikiran, tentang kondisi real yang terjadi. Sehingga kita tidak mudah terjebak dalam janji-janji semu, sehingga terbuai dan gampang dikelabuhi.

Sebuah harapan besar agar para pejuang PBMR lebih semangat dalam menggapai cita-cita terwujudnya PBMR. Orang-orang yg dipercayakan sebagai pejuang, diharap bisa lebih fokus memperjuangkan PBMR, dan tidak justru ternina bobo-kan dengan kondisi Politik yang ada. Jika para pejuang terlalu praktis dalam berpolitik, saya kira dapat memberikan wewenang dan tempat kepada para akademisi. Natua dega. maaf don, tidak ada niat menggurui guhanga bo guranga minta. Undhur maa qoola walaa tandhur man qoola, (lihatlah apa yg dikatakan jgn melihat siapa yg mengatakan). (***)

One thought on “Menimang Peluang BMR Jadi Provinsi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s