Sejarah · Sosial & Budaya

Provinsi Mondowana, Sebuah Cambuk Sejarah

Oleh: Donald Qomaidiansyah Tungkagi

Gambar

PEMBENTUKAN provinsi di Indonesia, mencapai geliatnya pasca reformasi, yang salah satu gagasan sentralnya memang otonomisasi. Mencoba mengorek ingatan, kalau tidak keliru wacana pembentukan provinsi di Bolaang Mongondow, yang bisa dikorek sejarahnya saat ini adalah gagasan Provinsi Mondowana, kira-kira dimulai sekitar tahun 1998 hingga tahun 2000. Pada tahun 2000 ini, Gorontalo telah dideklarasikan menjadi Provinsi Gorontalo.

Bisa dibilang ini terpengaruh euforia pembentukan Provinsi Tomini Raya (Provinsi Gorontalo saat ini). Bahkan tercatat ada beberapa wilayah di Bolaang Mongondow yang telah menyatakan siap bergabung dengan Gorontalo pada waktu itu. (baca: Abad Besar Gorontalo (penulis: Elnino Mohi dan Alim Niode) dan Sejarah Gorontalo Modern (penulis: Jhony Aprianto).

Kembali ke Provinsi Mondowana, pemilihan nama Mondowana dianggap sebagai pemersatu, kalau tidak keliru lagi, nama Mondowana merupakan nama lain dari Bolaang Mongondow jaman dahulu atau merupakan nama gabungan dari nama-nama daerah di BMR saat itu.untuk masalah ini, masih perlu dikaji lagi demi tambahan informasi.

Lebih dari itu, bahkan sebelum Bolaang Mongondow dimekarkan, yang dimulai pada tahun 2007, dalam draft Provinsi Mondowana sebenarnya sudah dirancang pemekaran itu. Diantaranya gagasan Kotamobagu dan Kabupaten Binadow (Bolmut kini). Untuk ukuran administrasi saat itu, saya kira Draft gagasan Provinsi Mondowana sudah amat siap, namun entah kenapa tidak berlanjut? padahal momentnya amat sangat tepat, dan syaratnya tidak seribet saat ini. Ingat waktu itu juga belum ada moratorium.

Saya justru curiga perjuangan pembentukan provinsi saat itu (Mondowana: red) justru sama dengan kondisi saat ini (PBMR :red). D’historie se reppete (sejarah kembali berulang) meminjam istilah filsuf perancis. Jika ini terjadi, saya kira PBMR yg digagas saat ini juga hanya merupakan angan-angan kosong semata.

Saya justru berharap hal itu tidak demikian, andaikata para pejuang-pejuang yang kini duduk di P3BMR tidak fokus dalam dunia politik pertarungan 2014. Namun kembali lagi, harapan ini sepertinya jauh panggang dari api. Kenyataan yang ada justru tidak sesuai dengan harapan. Jasmerah (Jangan sekali-kali melupakan sejarah) kata Bung Karno. Semoga gagasan Provinsi Mondowana menjadi cambuk sejarah, agar kita tidak jatuh kedalam lubang yang sama. Natua dega’.

One thought on “Provinsi Mondowana, Sebuah Cambuk Sejarah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s