Renungan

Ikhtiar dan Doa

“Apa rasanya jika hidup kita berubah dalam sehari. Seperti berada dalam pasir hisap semakin dalam semakin sesak. Hidupku kemarin sederhana, sekarang justru semakin kompleks,”

Penggalan syair dari film Madre tersebut cukup menggambarkan kehidupanku saat ini. Terasa alur takdir menempatkanku pada keadaan yang mengharuskan menempah diri menuju kedewasaan. Ya, dulunya hidupku sederhana hanya mikir makan minum, sekolah, kerja paruh waktu. Namun kini berubah, smkin kompleks. Aku juga harus belajar menemukan arti hidup dan penghidupan.

Hidupku awalnya memang sederhana. Menjadi anak kampung yang hidup sederhana di desa kecil. Hijrah ke kota kecil kabupaten untuk sekolah menengah, kemudian hijrah ke kota provinsi untuk kuliah. Dan kini saya berada di ibukota negara berjibaku dengan keadaan super kompleks yang setiap hari menguji ketahanan jiwa. Selayaknya pasir hisap semakin dalam semakin sesak, diripun hanya bisa merintih dan terisak.

Semakin kesini aku pun menyadari, bahwa dalam hidup ini kita memang berjuang sendiri, tapi bukan berarti kita sendirian. Sebab Tuhan senantiasa menemani. Sesaknya hidup justru petanda Tuhan rindu akan rintihan kita, karena memang hanya Dia tempat bersandar dan memohon pertolongan. Dengan harapan semoga jalan yang Dia beri merupakan jalan menuju keparipurnaan, pendewasaan dan melejitkan potensi kejatidirian. Amiin ya Rohman ya Rohim.

Teringat petuah Ibnu Attaillah dlm kitab Al-Hikam, “kita tidak usah terlalu sibuk merencanakan apa yang telah menjadi urusan Tuhan untuk diri kita”. Petuah yang menyadarkan bahwa kita memang tidak sendirian, kuncinya lengkapi saja ikhtiar berusaha dan berdoa.

Penat dan bisingnya jalanan ibukota terasa hilang ditelan merdunya murotal al-Quran dari Syeikh Mishary Rasyid. (***)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s